Butterfly Effect

Apakah yang dimaksud dengan Butterfly Effect?Bagaimanakah cara kerjanya?This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

John Titor beserta konsep teori machinenya

Siapakah itu John Titor?Dan Bagaimanakah Konsep Teori Machine yang paling sukses?.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sejarah IBM 5100

Computer Portable pertama yaitu IBM 5100.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Kerr Black Hole

This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sejarah Raja Arthur

Sang Kesatria meja bundar dari Britannia dengan pedangnya yang bernama Excalibur.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Showing posts with label Butterfly Effect. Show all posts
Showing posts with label Butterfly Effect. Show all posts

Thursday, September 26, 2019

Pengertian Butterfly Effect



adalah istilah dalam teori kekacauan yang berhubungan dengan "ketergantungan yang peka terhadap kondisi awal", di mana perubahan kecil pada satu tempat dalam suatu sistem taklinear dapat mengakibatkan perbedaan besar dalam keadaan kemudian. Istilah yang pertama kali dipakai oleh Edward Norton Lorenz ini merujuk pada sebuah pemikiran bahwa kepakan sayap kupu-kupu di hutan belantara Brasil secara teori dapat menghasilkan tornado di Texas beberapa bulan kemudian. Fenomena ini juga dikenal sebagai sistem yang ketergantungannya sangat peka terhadap kondisi awal. Perubahan yang hanya sedikit pada kondisi awal, dapat mengubah secara drastis kelakuan sistem pada jangka panjang. Jika suatu sistem dimulai dengan kondisi awal misalnya 2, maka hasil akhir dari sistem yang sama akan jauh berbeda jika dimulai dengan 2,000001 di mana 0,000001 sangat kecil sekali dan wajar untuk diabaikan. Dengan kata lain, kesalahan yang sangat kecil akan menyebabkan bencana di kemudian hari.


Teori kekacauan adalah teori yang berkenaan dengan sistem yang tidak teratur seperti awan, pohon, garis pantai, ombak, dan lain-lain yang bersifat acak, tidak teratur, dan anarkis. Namun, bila dilakukan pembagian (fraksi) atas bagian-bagian yang kecil, maka sistem yang besar yang tidak teratur ini didapati sebagai pengulangan dari bagian-bagian yang teratur. Secara statistik, kekacauan adalah kelakuan stokastik dari sistem yang deterministik. Sistem yang deterministik (sederhana, satu solusi) bila ditumpuk-tumpuk akan menjadi sistem yang stokastik (rumit, solusi banyak).







Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Efek_kupu-kupu